Advertising Bali

Advertising Jawa Timur | Tata Bejana e-mail: info@tatabejana-advertising.com

Memahami Istilah Umum pada Google Analytics

Posted at September 18, 2015 | By : | Categories : Advertising Bali | 0 Comment

Google Analytics adalah salah satu tools terbaik untuk mengukur traffic website kita. Namun sebelum menggunakannya, kita perlu mengenal dengan istilah-istilah umum yang ada di dalamnya. Walau Google sudah menyediakan dokumentasi yang baik, nyatanya tidak sedikit yang masih bingung dengan istilah-istilah pada Google Analytics.

Apa bedanya sessions dengan users? Mengapa pageviews dan sessions mencatat nilai yang berbeda? Pertanyaan-pertanyaan tersebut biasanya terlintas di pengguna Google Analytics yang baru. Bila Anda masih bingung dengan istilah umum pada Google Analytics, teruskan lah membaca artikel ini karena kami akan membahasnya satu persatu. Oiya kami bersumsi Anda telah menggunakannya, jika belum silahkan cari tahu cara menambahkan Google Analytics ke dalam website. Tidak semua istilah akan kami bahas, hanya istilah yang terkadang sulit dipahami atau dibedakan satu sama lain.

Sessions

Apa yang dimaksud dengan sessions pada Google Analytics? Sessions dapat dikatakan sebagai kunjungan (visit). Seseorang yang berinteraksi dengan website kita akan dihitung sebagai sessions. Misalkan ada seorang pengunjung website bernama Budi, ia membuka halaman homepage dan kontak website kita. Maka Google Analytics akan merekam aktivitas Budi tersebut sebagai sebuah session.

Ilustrasi 1 Session pada Google Analytics

Sessions akan kadaluarsa jika dalam waktu 30 menit tidak ada aktivitas apapun dari Budi di website kita. Jadi jika Budi baru membuka halaman home dan tiba-tiba ia harus sholat magrib lalu baru kembali satu jam kemudian dan membuka halaman kontak, maka akan terhitung sebagai 2 sessions. Silahkan baca dokumentasi bagaimana Google Analytics menghitung Sessions? bila tertarik mendalaminya. Sessions memang istilah umum pada Google Analytics yang pertama kali perlu dipahami.

Users

Users adalah mereka yang pernah mengunjungi website kita setidaknya 1 kali. Dalam kebanyakan kasus bisa dianggap sebagai Sessions yang unik. Misalkan dalam satu hari tercatat 5 buah kunjungan website masing-masing oleh Budi pada jam 7 pagi, Steven jam 8 pagi, Toni jam 10, Budi lagi jam 1 siang, dan George jam 2 siang. Google Analytics akan menghitung sebanyak 4 users, karena Budi yang berkunjung 2 kali dihitung sebagai 1 user.

contoh users Google Analytics

Pageviews dan Unique Pageviews

Setiap halaman website yang terbuka akan dihitung sebagai pageviews. Halaman yang sama namun dibuka berulang-ulang kali juga akan terhitung sebagai pageview. Misalkan Budi membuka halaman Home, Kontak, Tentang, kembali ke Home, Produk, dan kembali lagi ke Kontak. Interaksi Budi dengan website kita tersebut akan menghasilkan 6 pageviews.

Contoh Pageviews pada Google Analytics

Berbeda dengan Pageviews, Unique Pageviews hanya menghitung halaman website yang unik. Pada contoh yang sama dengan sebelumnya, Google Analytics akan menghitung 4 unique pageviews. Mengapa? Karena halaman Home dan Kontak yang dibuka Budi sebanyak masing-masing 2 kali hanya dihitung masing-masing 1 saja. Perhatikan gambar di bawah.

Contoh Unique Pageviews pada Google Analytics

Bounce Rate

Bounce rate atau rasio pentalan adalah persentase kunjungan yang hanya membuka 1 halaman website saja. Bounce rate adalah salah satu istilah Google Analytics yang sulit untuk langsung dipahami. Datanya akan disajikan dalam bentuk persen. Misalkan ada lima pengunjung dengan aktivitas sebagai berikut:

  • Budi mengunjungi halaman Home, Kontak, dan Produk.
  • Steven mengunjungi halaman Home saja.
  • Toni mengunjungi halaman Kontak saja.
  • George mengunjungi halaman Produk dan Kontak.

Dari 4 kunjungan tersebut, pengunjung yang dianggap “mental” oleh Google Analytics adalah Steven dan Toni. Alasannya karena mereka hanya membuka 1 halaman website saja.

contoh bounce rate Google Analytics

Bounce rate dihitung dengan rumus Jumlah Kunjungan yang hanya membuka 1 Halaman di bagi total Kunjungan yang ada dikali dengan 100%. Dalam contoh di atas, nilai bounce ratenya adalah 50% karena 2 dari 4 kunjungan hanya membuka 1 halaman website saja.

Bagaimana? istilah umum pada Google Analytics tersebut sebetulnya mudah dipahami kan? Bila ingin berdiskusi silahkan tulis pertanyaan pada bagian komentar. Baca juga tulisan 7 data utama website yang dapat diukur dengan Google Analytics.

 

 

buildscript { repositories { // Check that you have the following line (if not, add it): google() // Google's Maven repository } dependencies { ... // Add this line classpath 'com.google.gms:google-services:4.3.2' ... } } allprojects { ... repositories { // Check that you have the following line (if not, add it): google() // Google's Maven repository } } apply plugin: 'com.android.application' // Add this line apply plugin: 'com.google.gms.google-services' dependencies { // add the Firebase SDK for Google Analytics implementation 'com.google.firebase:firebase-analytics:17.2.0' // add SDKs for any other desired Firebase products // https://firebase.google.com/docs/android/setup#available-libraries }